
Lingkar Hunian Infonet (LHI) sebagai kontraktor bangunan menetapkan standard qualitas atau "Checkpoint Quality" untuk menjaga dan mengkontrol mutu bangunan rumah melalui spesifikasi qualifikasi bahan bangunan dan pengerjaannya. Dalam proses pembangunan, sebuah pekerjaan harus lulus persyaratan "Checkpoint Quality", untuk melangkah ke pekerjaan selanjutnya.
![]()
Pra Konstruksi
Tahapan pra konstruksi dimulai ditandai dengan kesepakatan persetujuan awal bangun rumah antara pemilik rumah dengan kontraktor rumah. Pada tahap ini calon pemilik rumah dapat berkonsultasi dengan arsitek untuk membentuk rumah yang diinginkan. Dalam tahapan ini juga, diajukan permohonan ijin bangunan kepada pihak tata kota.
Checkpoint

Pondasi
Pondasi sebagai struktur bangunan rumah yang utama harus mendapat perhatian khusus. Sebelum pembangunan dimulai, dipertimbangkan kemungkinan penambahan lantai atau penambahan tinggi rumah dikemudian hari. Pengerjaan pondasi sangat penting karena kelalaian dapat berakibat kerusakan bangunan.
Checkpoint
Pembangunan Tiang Utama - Kolom Struktur
Tiang kolom struktur merupakan tulang punggung penerus beban bangunan diatasnya. Pengerjaan tiang pendukung harus menghasilkan tiang kolom yang solid dan satu kesatuan monolit. Membangun rumah dengan menggunakan tiang kolom pendukung utama akan membuat bangunan relative lebih tahan terhadap goyangan gempa..
Checkpoint
Penyekatan Dinding
Pembangunan dinding sebagai pemisah ruangan menjadi fase pembangunan selanjutnya. Penutupan dinding dapat dibuat dengan bata merah atau bahan lain.
Checkpoint
Pembangunan Lantai Atas
Lantai pada tingkat atas bangunan dapat segera dibangun setelah bangunan mempunyai tiang struktur yang telah mampu menanggung beban diatasnya. Penyebaran beban bangunan diatasnya disebar melalui balok balok melintang yang menopang lantai. Beban kemudian dialirkan melalui tiang struktur hingga berakhir di pondasi.
Checkpoint
Pekerjaan Atap
Atap sebagai pelindung rumah dari panas dan hujan harus segera dibangun apabila bangunan telah sanggup mendukung beban atap. Dengan dibangunnya atap, bangunan rumah setengah jadi dapat terjaga dari kerusakan yang diakibatkan genangan air dan panas matahari. Pekerjaan atap kami tawarkan dengan menggunakan bahan atap baja ringan ataupun bahan konventional kayu. Atap baja ringan mempunyai keuntungan atas bahaya serangan rayap dan ketahanan terhadap perubahan cuaca dan suhu.
Checkpoint
Pekerjaan Infrastruktur
Pekerjaan infrastruktur mencakup pekerjaan pemasangan instalasi listrik dan instalasi air bersih / air kotor. Pemasangan kusen, pintu dan jendela dapat segera di pasang setelah pekerjaan rumah telah mempunyai atap.
Checkpoint
Fase infrastucture selesai apabila pekerjaan instalasi selesai secara fisik dan sistem dapat berfungsi sesuai dengan kegunaannya.
Pekerjaan Perapihan / Finishing
Pekerjaan finishing ialah pekerjaan terakhir pembangunan rumah yang meliputi semua jenis pekerjaan pelengkap, perapihan dan pemasangan asesori rumah. Beberapa pekerjaan yang termasuk dalam pekerjaan ini antara lain; pengecetan exterior dan interior rumah, pemasangan lantai dan keramik, instalasi asesoris kamar mandi dan kitchen set, pemasangan pintu garasi dsb.
Checkpoint
Setiap jenis pekerjaan dilakukan pengecekan masing masing jenis pekerjaan menurut fungsinya.
Inspeksi terakhir dilakukan apabila rumah sudah berada dalam kondisi bersih dan layak huni. Inspeksi ini mencakup pengujian fungsional dari masing masing sistem. Termasuk inspeksi ini ialah apabila dikemudian hari ditemukan kebocoran atas hujan yang diakibatkan proses pembangunan rumah, bukan disebabkan kesalahan lain.


